CekidotNews.id Jambi – Berlangsung Lancar, Sukses Turnamen Padel Piala Ketua DPRD Provinsi Jambi, tuai polemik Pasalnya penyelenggaraan turnamen padel di Provinsi Jambi memasuki babak baru.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, angkat bicara merespons sorotan Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Jambi yang menyebut adanya turnamen padel yang digelar tanpa rekomendasi organisasi.
Sorotan tersebut mencuat di tengah suksesnya Turnamen Padel Piala Ketua DPRD Provinsi Jambi 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 Agustus 2026, di Reserve Padel, kawasan Kebun Handil, Kota Jambi.
Usai penutupan turnamen pada Minggu malam (9/8/2026), Hafiz Fattah memberikan respons tegas. Ia mengaku menyayangkan munculnya pernyataan yang menilai penyelenggaraan turnamen tersebut sebagai sebuah pelanggaran.

|Ketua DPRD Provinsi Jambi, Hafiz Fattah, di Reserve Padel, Minggu malam,(9/8).
“Ya, sebenarnya kita juga membaca dan melihat perkembangan. Ada saudara kita Ramos, Ketua PBPI, yang menyampaikan bahwasanya terjadi pelanggaran di penyelenggaraan ini. Tentu kami, baik secara pribadi maupun selaku Ketua DPRD Jambi yang menginisiasi acara ini, menyayangkan pernyataan itu,” ujar Hafiz.
Hafiz bahkan mengaku baru mengetahui bahwa Ramos telah mendapatkan mandat dan SK sebagai Ketua PBPI Provinsi Jambi.
“Beliau menurut informasi sudah mendapatkan mandat dan juga SK sebagai Ketua PBPI di Jambi. Saya jujur saja, saya tidak tahu kalau beliau itu Ketua PBPI yang ada di Jambi. Baru sekarang ribut-ribut,” katanya.
Menurut Hafiz, jika keberadaan PBPI Provinsi Jambi telah memiliki legalitas organisasi, seharusnya hal tersebut dapat disosialisasikan secara luas kepada para pelaku olahraga padel di daerah.
“Kalau memang SK sudah di tangan beliau, silakan lakukan sosialisasi, lakukan kegiatan-kegiatan positif. Jangan kegiatan positif ini dianggap ke arah negatif,” tegasnya.
Hafiz menilai tidak seharusnya Ajang Olahraga ini menjadi Polemik dan terdapat persaingan maupun sekat antarpihak dalam mengembangkan olahraga padel di Jambi. Menurutnya, seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yakni membuat olahraga semakin diminati masyarakat.
“Tidak ada persaingan di antara kita sebenarnya. Semua, siapa pun, baik saya, baik Pak Wali Kota, maupun siapa pun yang ada di Jambi, ingin menggelorakan semangat olahraga ini, memasyarakatkan olahraga supaya masyarakat juga cinta olahraga,” ujarnya.
Terkait adanya tudingan pelanggaran, Hafiz menyatakan pihaknya tidak menghindar dan siap memberikan penjelasan, Namun, Hafiz juga melontarkan pesan tegas kepada jajaran PBPI Provinsi Jambi agar tidak berhenti pada kritik atau komentar.
“Kami juga berpesan kepada Saudara Ramos beserta seluruh pengurus, silakan lakukan kegiatan yang positif juga di Jambi. Jangan cuma berkomentar.”
Hafiz kemudian menjelaskan bahwa sebelum turnamen digelar, panitia telah melakukan komunikasi dan menyampaikan pemberitahuan secara resmi kepada KONI.
“Kami sebelum melaksanakan acara ini sudah bersurat resmi ke KONI. Sudah memberitahukan, semua ada tanda terimanya, tanda terima surat, Kalau kami tahu PBPI itu sudah sah, sudah ada SK-nya, kami kirim juga,” Jelasnya
Bahkan, berdasarkan laporan panitia, Ramos disebut telah diundang dalam kegiatan tersebut.
“Berdasarkan laporan panitia, Ramos juga sudah kami undang,” pungkas Hafiz.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pihak penyelenggara merasa telah melakukan komunikasi dan pemberitahuan sebelum turnamen berlangsung, sementara polemik mengenai rekomendasi PBPI kini menjadi perhatian dalam perkembangan olahraga padel di Provinsi Jambi.(*/Red).
