Jambi – Penonaktifan 35 pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi memicu sorotan berbagai pihak. Pasalnya bukan untuk 13 pejabat melainkan mencapai di angka 30 an pejabat lingkup Provinsi Jambi, baik dari Eselon III maupun IV.
Melalui surat itu, menjadi alasan ke 30 ASN lingkup Pemprov ini dinonjobkan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi, Muzakir.
Awak media mendatangi Kantor Dinas PUPR Jambi untuk meminta klarifikasi terkait sejumlah persoalan yang terjadi pascapenonaktifan pejabat. Juga persoalan perbaikan jalan dan permasalahan islamic center.
Namun, Kepala Dinas Muzakir hingga Rabu (16/7/2025) belum dapat ditemui dan tidak berada di kantornya.

Menurut keterangan petugas keamanan, Deky, pejabat tersebut sudah beberapa hari tidak masuk kantor.
“Sejak Senin hanya sebentar ke kantor. Setelah itu sampai hari ini belum masuk lagi,” kata Deky di pos penjagaan Dinas PUPR Jambi, Rabu (16/7/25).
Tim media berusaha menghubungi Muzakir melalui pesan WhatsApp, namun nomor yang bersangkutan tidak aktif. Upaya mengirimkan undangan wawancara juga terkendala karena tidak ada kontak resmi yang dapat dihubungi.
Baca Juga : Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Swasembada Pangan Provinsi Jambi Tahun 2025
Selain tim media, sejumlah warga juga berupaya menemui Kepala Dinas PUPR Jambi untuk menyampaikan aspirasi.
Anjang, salah seorang warga Kecamatan Alam Barajo, mengatakan sudah beberapa kali datang ke kantor dinas untuk mengurus perbaikan jalan di wilayahnya.
“Dari kemarin saya ingin bertemu. Ada urusan soal jalan di daerah kami, Jalan Lingkar Barat, yang belum diperbaiki,” ujarnya.
Hingga laporan ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Jambi belum berhasil ditemui dan belum memberikan pernyataan resmi terkait situasi yang berkembang. (meck).
