Cekidotnews Jambi | Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) pada 9 Desember, sangat ramai sudah, pada Senen pagi 9/11, tepat di halaman pagar depan kantor kejati Jambi diduduki beberapa aktivis Jambi menyuarakan hari Anti korupsi sedunia.
dalam orasi beberapa perwakilan pendemo meminta audiensi dengan kejati Jambi.
Kordinator aksi: Husnan, M.muslim, rusdi secara bergantian menyampaikan aspirasi mereka.
adapun tuntutan aktivis ini : Menyikapi Lamban nya Penindakan beberapa Kasus dugaan tindak pidana Korupsi di Wilayah hukum Kejati Jambi dan Polda Jambi.

TUNTUTAN :
1. Meminta pihak Polda Jambi Selaku Aparat Penegak Hukum (APH) yang menangani kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Perihal Penyimpangan pada proyek pengadaan alat-alat praktek pertanian pada Bid.SMK Se-provinsi Jambi dengan Anggaran kurang lebih 62 Milyar yang bersumber dari Dana DANA ALOKASI KHUSUS(DAK) Tahun 2022.
Segera Menetapkan tersangkanya.
2. Meminta pihak Penyidik segera bekerja cepat dan profesional Segera Panggil, Periksa dan tetapkan TSK Mantan kepala dinas Pendidikan TA.2022 Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
3. Dengan telah di Prosesnya 3 orang pelaku /Pekerja/sopir Ilegal drilling dan Kasusnya telah Inkrach di Pengadilan Negeri Jambi, Demi kepastian Hukum dan Keadilan AMUK Meminta Pihak Kejati juga ikut mengawal kasus tersebut. Karena diduga Bos/Pemilik Puluhan Sumur minyak Ilegal nya masih belum tersentuh Hukum. Dan berdasarkan keterangan istrinya telah mengeluarkan uang ratusan juta rupiah untuk menghilangkan Nama Iyan Kincai dalam Proses penyelidikan Kasus tersebut.
Dan berdasarkan keterangan istrinya juga bahwa 1 unit mobil yg sebelumnya diamankan telah dilepaskan dengan imbalan uang. Kami berharap pihak penyidik bekerja Profesional dan tidak tebang pilih.
4. Sesuai Amanat Undang-Undang, Penyidik yang Tidak melakukan tugasnya dengan Baik,Tidak independen,dan terindikasi menerima suap itu juga dinamakan KORUPSI dan PENGHIANATAN Kepada NEGARA.
SALAM ANTI KORUPSI !!
Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia)

2 thoughts on “Kantor Kejati Jambi Di Ambil Alih Aktivis Korupsi”