Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini “SSB Golazo” Test Mental Anak Didiknya cekidotnews.com Sabtu,18 November 2023.

SSB Golazo Gelar Festival Sepakbola Usia Dini Pada tanggal 26 November 2023
( foto : dok/ CekidotNews.com)
Reporter: rahmat hidayat | Editor: rahmat hidayat

Sabtu, 18 November 2023 17:29 WIB

Cekidotnews.com, – JAMBI, Sekolah Sepak Bola (SSB) Golazo akan menggelar Festival Sepak Bola Usia Dini dari U-8 (2015-2017) bertempat, di Lapangan Stadion Mini, Telanaipura, Kota Jambi. Festival ini akan dilaksanakan pada minggu pukul 07:00 WIB tanggal 26 November 2023 seharian, dari pagi hinga sore hari, Selesai.

    foto : ssbgolazo sumber:panitia
Dari lapangan stadion mini cekidotnews.com di sela latihan rutin nya, anak SSB golazo pada sabtu sore terus giat berlatih mesti di guyur hujan yang sangat deras, 

 
Festival tersebut akan mempertemukan sebanyak 8 team dari Kabupaten Merangin, Batanghari, Muaro Jambi dan Kota Jambi. Hadiah yang diperebutkan tropi dan piagam penghargaan.
Ketua SSB Golazo Jambi, Afdal Muharya mengatakan kepada cekidotnews.com Peserta Festival Sepakbola Usia Dini terbatas.
Dan perdana, dikarenakan sudah sering uji coba latihan terus, biar anak didik kami, kita lebih terlatih lagi. Mental, fisik, dan semangat nya untuk sepak bola jambi khusus nya, kita yang penyelenggaranya (tuan rumahlah) “Golazo” ucap afdal 
Syarat syarat pendaftaran hanya membayar uang pendaftaran sebesar Rp 350.000, – per /club dan setiap peserta wajib melampirkan syaratnya sebagai berikut :
Fotocopy Kartu Keluarga, Akte kelahiran, KIA, foto copy, Raport, dan Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar.
“Bagi yang ketahuan mencuri umur akan didiskualifikasi berdasarkan regulasi yang dibuat oleh PSSI,” tegasnya.
Menurut Afdal, tujuan  kegiatan ini sebagai ajang pembibitan bakat sepakbola sejak usia dini yang sudah berjalan sejak Oktober 2020. 
“Semoga lewat ajang seperti ini bisa memunculkan talenta-talenta baru pesepakbola yang akan membangkitkan persepakbolaan Jambi ke tingkat regiona hingga nasional,” lanjutnya.
Sementara Coach Oktavianus menilai event ini memberikan efek bagus bagi anak didiknya untuk menguji sejauhmana serapan ilmu yang diperoleh anak didiknya selama mengikuti pelatihan. 
“Mudah-mudahan kegiatan ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi. Sepak bola itu menyatukan, tidak membuat perselisihan. Jangan ditiru hal yang tidak baik. Junjung tinggi sportivitas dan silaturahmi,” ujarnya.(RHD)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *