cekidotnews.id, Jambi |Untung tidak dapat diraih Malang tidak dapat di tolak ,Lagi lagi kasus Sopir Maxim, Di Jambi yang Hilang Sejak Malam Takbiran, Jadi Korban Pembunuhan Berencana, Mayatnya Pun Dibuang di jalan lintas Ness,Batanghari.

Rusdianto, (anto) seorang sopir Maxim (Taxi online) yang biasa beroperasi di Kota Jambi, sempat menghilang sejak malam takbiran sebelum lebaran.
Pihak keluarga yang kebingungan pun akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Setelah melakukan pencarian beberapa hari, akhirnya Rusdianto ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di kawasan Ness, Kabupaten Batanghari, (Minggu 14 April 2024).

Polisi yang sebelumnya melakukan pencarian pun, terus mengembangkan penyelidikan. Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, juga langsung melakukan penyelidikan.
Alhasil polisi menemukan titik terang. Tim berhasil menemukan beberapa Bukti salah satunya dari rekaman CCTV di mall Jamtos pada saat terakir pelaku mengorder pemesan Maxim milik korban.
Dari operasi ini, 2 pelaku telah ditangkap. Salah satunya adalah mahasiswa. Keduanya bernama Agam Santoso (19) seorang mahasiswa yang merupakan warga Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo.
Pelaku kedua adalah Afif Tramubia (22) warga Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Mobil korban sempat dibawa dan di gadaikan Rp@ 28,juta. Guna melakukan tebusan motor,pelaku,
Saat ini kedua pelaku sudah kita tangkap,” kata Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira, melalui Panit Resmob Iptu June Sianipar.

Agam sendiri diamankan di Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, pada hari Minggu tanggal 14 April 2024 pukul 07.30.
Saat diinterogasi, Agam mengaku bahwa mereka telah membunuh Rusdianto, dan membuang mayatnya di Jalan Ness Kabupaten Batanghari.
Dia juga bernyanyi untuk memberi tahu keberadaan rekannya. Afif yang diketahui bersembunyi di Hotel Harisman Kota Jambi, di hari yang sama pukul 19.30. Sesaat akan diamankan, Afif melakukan perlawanan terhadap petugas. Sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.
“Kini Para pelaku sudah di amankan di Mapolda jambi, kita masih melakukan penyelidikan,lebih lanjut nya.*(red/meck).
