Blog

  • Komitmen “Penganggaran, dan Pengawasan Sejak Periode 2024–2026, ‘DPRD Provinsi Jambi Menegaskan Fungsi Legislasi,

    Komitmen “Penganggaran, dan Pengawasan Sejak Periode 2024–2026, ‘DPRD Provinsi Jambi Menegaskan Fungsi Legislasi,

    Jambi – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz menyampaikan, sejak dilantik September 2024, pihaknya telah menetapkan 8 peraturan daerah (perda), dan menyelesaikan pembahasan 7 rancangan peraturan daerah (ranperda) yang kini dievaluasi Kementerian Dalam Negeri.

    Perda yang telah ditetapkan meliputi Perda APBD Murni 2025, Perda APBD Perubahan 2025, Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, Perda RPJMD 2025–2029, serta perda terkait tata kelola kehidupan sosial masyarakat.

    Sementara itu, ranperda yang dibahas dijadwalkan segera ditetapkan setelah proses evaluasi selesai. Selasa 6 Januari 2026.

    Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara, DPRD Provinsi Jambi juga membentuk dua panitia khusus (pansus), yakni Pansus Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pansus Partisipasi Interes (PI) 10% Migas.

    dok,Foto: Saat Paripurna HUT ke 69 provinsi Jambi di gedung DPRD propinsi Jambi, Selasa 6 Januari 2026. Cekidotnews.id

    Pembentukan Pansus PI 10% Migas merupakan tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Jambi dan rekomendasi KPK RI. Saat ini, proses percepatan penerimaan PI 10% Migas telah memasuki tahap open data room.

    “DPRD Provinsi Jambi bersama pihak terkait telah menandatangani sejumlah nota kesepahaman, diawali dengan berita acara kesepakatan bersama dalam kegiatan Focus Group Discussion,” ujar Hafiz.

    Rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa 6 Januari 2025, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Jambi. Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Provinsi Jambi.

    “Dirgahayu Provinsi Jambi di hari jadi ke-69 pada tanggal 6 Januari 2026. Semoga Jambi semakin jaya dan sejahtera,” kata Hafiz.

    Selain itu, DPRD juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 dengan harapan peningkatan kinerja dan pelayanan terhadap masyarakat, sehingga program pemerataan pembangunan dan kesejahteraan dapat segera terwujud.

    Hari jadi Provinsi Jambi ditetapkan melalui Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 1 Tahun 1970. Pada 6 Januari 1957, Badan Kongres Rakyat Jambi mendeklarasikan Keresidenan Jambi bersama wilayah Kerinci sebagai Daerah Swatantra Tingkat I yang langsung berhubungan dengan pemerintah pusat.

    Hafiz mengajak seluruh masyarakat Jambi, khususnya para pemangku kepentingan, untuk kembali mengingat semangat perjuangan tokoh-tokoh Jambi dalam mewujudkan terbentuknya Provinsi Jambi.(*/red).

  • Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

    Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

    Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Selasa (6/1/2026) pagi.

    Upacara berlangsung khidmat dan tertib dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat khas Jambi. Peserta pria mengenakan Teluk Belango lengkap dengan peci hitam, sementara peserta perempuan mengenakan baju kurung dan tengkuluk, yang mencerminkan kekayaan budaya daerah.

    Upacara tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Jambi, anggota DPRD Provinsi Jambi, serta camat dan lurah. Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I bertindak sebagai pembina upacara.

    Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang pembangunan Provinsi Jambi yang telah memasuki usia ke-69 tahun. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, sekaligus atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.

    “Pembangunan Provinsi Jambi yang kita rasakan saat ini merupakan hasil ikhtiar bersama serta anugerah dari Allah SWT. Kita terus berdoa dan berusaha agar seluruh program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Wagub Sani.

    Memasuki tahun 2026, Wagub Sani juga menyinggung bencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyampaikan empati serta apresiasi atas kepedulian masyarakat Jambi yang telah memberikan bantuan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antardaerah.

    Wagub Sani menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah daerah semata, melainkan memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, pemerintah kabupaten/kota beserta Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, serta seluruh masyarakat Provinsi Jambi.

    Dengan sinergi dan kolaborasi tersebut, pembangunan Provinsi Jambi menunjukkan capaian positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan III tahun 2025 tumbuh sebesar 4,77 persen (year on year). Laju inflasi year on year pada Desember 2025 tercatat sebesar 3,71 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 75,13 atau meningkat 0,77 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat sebesar 4,26 persen atau menurun dibandingkan tahun 2024.

    Pada periode kedua kepemimpinan Provinsi Jambi, pemerintah daerah mengusung visi “Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT” dengan tiga misi utama, yaitu memantapkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, memantapkan daya saing daerah dan produktivitas sektor pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata, serta memantapkan keberlanjutan pembangunan dan kualitas sumber daya manusia.

    Menghadapi tantangan pembangunan ke depan, termasuk kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, Wagub Sani mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergi dan efektivitas kerja. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi, “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029.”

    Wagub Sani juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi, dari Kerinci hingga Tanjung Jabung Timur, untuk bersatu padu dan berkolaborasi melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang menjaga keseimbangan lingkungan serta melestarikan budaya daerah demi terwujudnya Provinsi Jambi yang lebih maju, berdaya saing, makmur, dan sejahtera.(“Red/.).

  • HUT Propinsi Jambi Ke-69  PUPR “Pentingnya Sinergi Dalam Membangun Daerah Agar visi Jambi Mantap 2029 Dapat tercapai,

    HUT Propinsi Jambi Ke-69 PUPR “Pentingnya Sinergi Dalam Membangun Daerah Agar visi Jambi Mantap 2029 Dapat tercapai,

    JAMBI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh elemen dalam mendukung pembangunan daerah.

    Mengusung tema “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029”, peringatan ini sekaligus menjadi ruang refleksi atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi, Muzakir, M.Si., menyampaikan bahwa, perjalanan panjang pembangunan Jambi tidak terlepas dari peran serta masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.

    Menurutnya, peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berdaya saing, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Tema HUT ke-69 ini menegaskan pentingnya sinergi dalam membangun daerah agar visi Jambi Mantap 2029 dapat tercapai,” ujar Muzakir.

    Ia menambahkan, sektor infrastruktur memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas layanan publik.

    Dinas PUPR Provinsi Jambi, lanjutnya, berkomitmen mendukung arah pembangunan tersebut melalui perencanaan dan pelaksanaan infrastruktur yang terintegrasi.

    Selain pembangunan fisik, Muzakir juga menekankan pentingnya menjaga persatuan serta melestarikan adat dan budaya sebagai bagian dari identitas Provinsi Jambi.

    “Dari Kerinci turun ke Tanjung, Singgah istirahat di Sarolangun. Adat dijaga, budaya dijunjung, enam puluh sembilan tahun Jambi membangun. Dirgahayu Provinsi Jambi ke-69. Bersinergi membangun negeri menuju Jambi Mantap 2029,” pugkasnya. (“Red/).

  • Kemas Faried Alfarelly, S.E. “Selamat Hari Jadi Provinsi Jambi Ke – 69  “6 Januari 2026

    Kemas Faried Alfarelly, S.E. “Selamat Hari Jadi Provinsi Jambi Ke – 69 “6 Januari 2026

    Kemas Faried Alfarelly, S.E., Ketua DPRD Kota Jambi, Mengucapkan :
    Selamat Hari Jadi Provinsi Jambi Ke – 69
    6 Januari 1957 – 6 Januari 2026

    “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi
    Mantap 2029”

    #HUT #provinsijambi #kemasfariedalfarelly #69th #2026 . (*/Red).

      Kemas Faried Alfarelly, S.E., Ketua DPRD Kota Jambi, Selamat Hari Jadi Provinsi Jambi Ke-69, Senen, 5 Januari 2026

     

     

     

  • Anniversary ke-15 FMJ, Ruang Kolaborasi Musisi Jambi Terus Tumbuh

    Anniversary ke-15 FMJ, Ruang Kolaborasi Musisi Jambi Terus Tumbuh

    Jambi – Forum Musisi Jambi (FMJ) menggelar perayaan anniversary ke-15 bertajuk “Always Moving” dengan mengusung tema “Suara Solidaritas Sumatera”, Senin (22/12/2025) malam, bertempat di Paviliun JBC, Jambi.

    Kegiatan tersebut menjadi wujud konsistensi dan kebersamaan para musisi dalam menjaga semangat solidaritas, kreativitas, serta pergerakan musik yang terus hidup dan berkembang di wilayah Sumatera, khususnya Jambi.

    Perayaan yang berlangsung meriah itu juga menjadi momentum refleksi perjalanan FMJ selama 15 tahun dalam mengawal geliat musik. Acara ini menghadirkan penampilan sejumlah musisi lintas genre, sekaligus menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi, dan pertukaran gagasan antarpelaku seni musik.

    Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya penonton yang memadati lokasi acara sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan ekosistem musik lokal.

    Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Imron Rosyadi, S.H., M.Si., mengatakan Forum Musisi Jambi memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kecintaan dan rasa nasionalisme masyarakat terhadap musisi daerah.

    Menurut Imron, dengan jumlah penduduk Jambi sekitar 3,5 juta jiwa, dukungan masyarakat melalui promosi dan penyebaran karya musisi lokal di media sosial berpotensi besar mendorong musik Jambi dikenal lebih luas.

    “Oleh karena itu, kami berharap masyarakat Jambi memiliki pemahaman dan kepedulian untuk mendukung musisi-musisi lokal yang ada di daerah ini,” ujarnya saat menghadiri Anniversary ke 15 FMJ

    Ia juga mengimbau agar musisi lokal diprioritaskan untuk tampil dalam berbagai kegiatan dan event. Menurutnya, tanpa dukungan masyarakat dan ruang tampil yang memadai, musisi daerah akan kesulitan mengembangkan potensi mereka.

    “Kami mengimbau melalui kegiatan malam ini agar musisi lokal diprioritaskan hadir di tengah masyarakat. Selain sebagai sarana sosialisasi, hal ini juga bertujuan agar musisi lokal semakin dikenal luas,” katanya.

    Lebih lanjut, Imron menjelaskan FMJ telah memiliki wadah promosi karya musisi Jambi melalui kerja sama dengan TVRI dan RRI Jambi, serta pemanfaatan ruang publik milik pemerintah seperti Taman Budaya.

    “Taman Budaya merupakan ruang publik bagi musisi, seniman, dan budayawan untuk berkarya maupun menguji hasil karya mereka. Ke depan, kami berharap dukungan pendanaan dari Taman Budaya dapat mendorong FMJ menyelenggarakan event musik tahunan,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Forum Musisi Jambi, Clizend, berharap FMJ ke depan dapat memperluas kolaborasi, termasuk dengan pelaku usaha seperti event organizer dan wedding organizer, agar musisi lokal memiliki lebih banyak peluang tampil di berbagai kegiatan.

    “Insya Allah, FMJ telah menyiapkan masterplan menghadapi tahun 2026. Program jangka panjang kami adalah “Sound Of Sitimang Volume Tiga”. Volume pertama telah dilaksanakan di RRI, dan ke depan kami berharap dapat berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, serta media,” pungkasnya. (Nas/red)