1,2 Miliyar Rusak: Kapal Wisata Kerinci Sakti Tak Dapat Lagi Digunakan

Views: 3

CekidotNews kerinci – Kapal wisata Kerinci Sakti yang sudah menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi pada tahun 2023 lalu, senilai Rp1,2 milliar dianggap gagal total.

Hal ini dikarenakan kapal tersebut baru saja seminggu beroperasi, namun saat ini kondisi kapal tidak dapat lagi digunakan.

Berdasarkan informasi yang didapat, bagian kapal sudah banyak mengalami kerusakan seperti, mesin kapal, kursi berantakan, dan kayu kapal yang mulai keropos.

Diduga, kapal wisata Kerinci Sakti ini dibuat tidak memenuhi standard operasional prosedur (SOP) untuk pembuatan kapal.

CREATOR: (Foto,Dok mjb) /CekidotNew.id (list).

 

Seorang warga Desa Tanjung Tanah, Herman menjelaskan bahwa kapal ini sudah mulai hilang keseimbangan sebelum diresmikan oleh Gubernur Jambi Al Haris yang didampingi oleh Penjabat (Pj) Bupati Kerinci Asraf.

Pada saat peresmian, kapal Kerinci Sakti ini terpaksa diberi puluhan karung yang berisikan pasir dengan diletakkan di bagian sisi kanan kapal hingga mencegah kapal tersebut agar tidak karam.

“Iya, jika tidak ditenggerkan karung yang berisi pasir, takutnya kapal bisa karam. Itu dikarenakan kapal oleng ke kiri. Guna menateralisir kondisi kapal puluhan karung ditengger,” jelas Herman, Sabtu (1/2/2025).

Diketahui, Gubernur Jambi Al Haris pada beberapa waktu lalu baru saja meresmikan kapal wisata yang berukuran panjang 17 meter X lebar 4 meter ini.

Sebelumnya, Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwasanya ia akan membrandingkan wisata yang ada di Provinsi Jambi.

Bahkan di akun medsos Instagram pun menanyakan keberadaan kapal sakti kerinci yang megah  itu, dimana kapal itu di pergunakan untuk  mengangkut wisatawan lokal atau wisatawan mancanegara  berkeliling melihat keindahan danau kerinci tersebut.

Bak hilang di telan bumi keberadaannya ditengah-tengah “Danau kerinci” kapal sakti danau kerinci nan megah, tidak bisa di pergunakan pelacong  untuk berwisata di danau kerinci.

Hinga berita diturunkan untuk mengkonfirmasikannya ke Dinas terkait yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi. Belom bisa memberikan keterangan.(*/).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *