A.M.A.N.Jambi Geruduk Mapolda, Kaburnya 58Kg Kurir Mr.A “Transparansi 

Views: 66

Cekidotnews.id, Jambi – Puluhan Massa aksi dari Aliansi Masyarakat Anti Narkoba Provinsi Jambi menggelar unjuk rasa untuk mempertanyakan transparansi terhadap penanganan kasus kaburnya tersangka kurir narkotika berinisial M.Alung Ramadhan, Berasal dari Medan Sumatera Utara beberapa waktu lalu, dari ruang penyidikan lantai dua di Polda Jambi, pada Kamis, 9 April 2026 Sore.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah pertanyaan terkait Bagaimana mana penanganan barang bukti Narkotika Jenis sabu seberat 58 kilogram yang sebelumnya diamankan Aparat dari pihak Kepolisian di Polda Jambi.

Koordinator aksi Ahmad Syukri Baraqbah atau yang akrab disapa Habib Eki, Menyampaikan dalam orasinya bahwa publik mempertanyakan mengapa penangkapan sabu dalam jumlah besar tersebut tidak di ekspos secara terbuka seperti kasus lain yang biasanya disertai konferensi pers dan penampilan barang bukti.

Menurutnya, hal ini memunculkan tanda tanya di masyarakat, apalagi sebelumnya penangkapan sabu dengan jumlah lebih kecil justru dipublikasikan secara luas.

“Kami mempertanyakan kenapa penangkapan 58 kilogram sabu tidak diekspos seperti biasanya. Padahal itu prestasi besar bagi kepolisian. “teriaknya Habib Eki, kordinator aksi.

dok,foto| Saat Koordinatoraksi AMAN, Ahmad Syukri Baraqbah, (Habib Eki). di Mapolda Jambi, Kamis. 9 April 2026.|CekidotNews.id.

Jika tidak dijelaskan secara transparan, asumsi liar di masyarakat akan muncul. Selain itu, aliansi (AMAN) juga menyoroti informasi bahwa barang bukti sabu tersebut telah dikirim ke Jakarta untuk dimusnahkan. Mereka menilai ketiadaan jejak digital pemberitaan maupun dokumentasi publik terkait barang bukti tersebut semakin menambah keraguan di tengah masyarakat.

Isu lain yang turut disorot adalah keberadaan rekaman CCTV saat tersangka Alung diduga melarikan diri dari ruang penyidikan. Para peserta Aksi dari AMAN mendesak agar rekaman tersebut dibuka secara transparan untuk memastikan kronologi kejadian dan menghindari spekulasi publik.

“Kami ingin memastikan ada atau tidaknya rekaman CCTV yang menunjukkan peristiwa kaburnya tersangka. Jika memang ada, tampilkan kepada publik agar tidak muncul kecurigaan,” tegasperwakilan aliansi.

foto | Saat Kombes Pol, Erlan Munaji, Kabid Humas Polda Jambi. Temui Massa AMAN, Aksi Di Mapolda Jambi, Kamis Sore, (9/4) CekidotNews.id

Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) Jambi, Juga menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka bahkan membuka kemungkinan membawa persoalan tersebut ke tingkat nasional, termasuk ke Mabes Polri maupun Komisi III DPR RI jika transparansi yang diminta tidak dipenuhi. Sebagai bentuk tekanan moral, massa juga meminta aparat segera menangkap kembali tersangka yang kabur tersebut. Masa Aksi menegaskan bahwa masyarakat Jambi tidak ingin daerahnya menjadi wilayah yang rentan terhadap peredaran barang haram narkotika Jenis sabu.

Tampak hadir menemui peserta aksi Massa  Kombes Pol, Erlan Munaji, Kabid Humas Polda Jambi. “Masalah Cctv Sudah Disampaikan pada waktu sidang kode etik institusi polri, lanjut ini perlu lagi extrasnasionalcrime (penanganan Khusus). Polda melalui Kapolda Jambi siapapun dan apapun personel polri yang melakukan pelanggaran akan di tindak tegas sesuai dengan peraturan perundangan “Ucapnya Kombes pol Erlan.

lanjutnya secara teknis akan di jelaskan oleh Ditreskoba, dan terkait barang buktinya ada di Dalam linknya, “Nanti saya kasih linknya “ucap Kombes pol Erlan Ada chanel YouTube, Pada saat rilis gabungan Bareskrim mabespolri pada Tanggal 22 kemudian pada tanggal 29nya barang bukti dari Semua Polda hasil Penangkapan narboba di kompulir (kumpul jadi satu) saat itu di lapangan bayangkara mabes polri dan juga di saksikan oleh bapak presiden. “tutup Kombes Pol Erlan.(*/R.H).